
Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember selalu menjadi momen istimewa untuk mengenang jasa, doa, dan pengorbanan seorang ibu. Di balik setiap langkah hidup kita, ada tangan ibu yang tak pernah lelah menguatkan, mendoakan, dan mengorbankan dirinya demi kebahagiaan anak-anaknya. Pada Hari Ibu 2025 ini, PABU Foundation mengajak masyarakat untuk menghadirkan bentuk cinta yang lebih bermakna: menghadiahkan pahala abadi untuk ibunda tercinta.
Tidak semua hadiah harus berwujud bunga atau barang. Dalam Islam, hadiah terbaik adalah amal yang pahalanya terus mengalir, bahkan ketika kita atau orang tua kita telah tiada. Melalui program Sedekah Al-Qur’an dan Sedekah Beras, PABU Foundation membuka ruang bagi siapa pun yang ingin mempersembahkan kado penuh makna atas nama ibu tercinta. Setiap lembar Al-Qur’an yang dibaca santri pelosok, dan setiap butir beras yang menjadi sumber energi bagi mereka, akan menjadi amal jariyah yang insyaAllah tak terputus.
Program Sedekah Al-Qur’an difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mushaf layak baca bagi santri di pesantren pelosok. Banyak dari mereka masih menggunakan Al-Qur’an yang lusuh dan tidak lengkap. Ketika seorang ibu dihadiahkan sedekah ini, setiap huruf yang dibaca oleh para santri akan menjadi pahala yang mengalir untuknya. Sementara itu, Sedekah Beras menjadi ikhtiar sederhana namun sangat vital untuk menopang kebutuhan pangan santri dan keluarga dhuafa binaan PABU, agar mereka dapat belajar dan beribadah dengan lebih tenang.
Hari Ibu bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga refleksi dan aksi. Di usia ke-97 peringatan Hari Ibu dengan semangat “Merdeka Melaksanakan Dharma”, PABU Foundation mengajak kita semua untuk memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan untuk berbuat baik dan menunaikan tanggung jawab sosial. Menghadiahkan sedekah atas nama ibu adalah bentuk bakti yang melampaui waktu, jarak, dan usia.
Mari jadikan Hari Ibu 2025 sebagai momentum untuk mempersembahkan cinta yang lebih panjang umurnya. Bukan sekadar ucapan, tetapi doa yang hidup dalam setiap amal kebaikan. Bersama PABU Foundation, kita bisa menghadirkan senyum bagi para santri pelosok, sekaligus menghadiahkan pahala abadi untuk ibunda tercinta. Karena cinta ibu tak pernah putus, maka balasannya pun layak dibuat abadi.
(PABU|2025)