Dari Sedekah Beras Menuju Kemandirian: Hadiahkan “Mesin Protein” untuk Santri Pelosok

“Barang siapa melepaskan dari seorang muslim suatu kesulitan di dunia, Allah akan melepaskan kesulitan darinya pada hari kiamat; dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama ia (suka) menolong saudaranya.” (HR. Muslim).

Selama ini, melalui program Sedekah Beras Santri Pelosok, Anda telah memastikan piring-piring para penghafal Al-Qur’an tidak kosong. Berkat kebaikan Anda, mereka bisa fokus belajar tanpa harus menahan lapar.

Namun, kini saatnya kita membawa mereka “Naik Level”. Kita tidak ingin mereka selamanya hanya menjadi penerima bantuan. Kita ingin mereka menjadi generasi yang mandiri, berdaya, dan mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Inilah awal dari gerakan Santri Mandiri: Program Santri Berdaya.

Proyek Perdana: Budidaya Ayam Petelur

Sebagai langkah awal untuk memutus rantai ketergantungan, PABU meluncurkan proyek perdana: Budidaya Ayam Petelur di Pesantren Pelosok.

Mengapa Ayam Petelur?

  1. Kemandirian Gizi (Protein): Santri tidak lagi hanya makan nasi, tapi mendapatkan asupan protein berkualitas setiap hari dari telur yang mereka hasilkan sendiri untuk kecerdasan hafalan mereka.
  2. Kemandirian Ekonomi: Kelebihan hasil produksi telur dapat dijual ke masyarakat sekitar, hasilnya menjadi kas pesantren untuk biaya pendidikan dan operasional.
  3. Media Pembelajaran: Santri belajar tanggung jawab, manajemen bisnis, dan etika kerja nyata.

Transparansi Program: Hanya 15 Juta Rupiah

Kami telah menyusun Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang sangat terjangkau namun berdampak luas. Dengan total donasi Rp15.000.000,-, kita dapat mewujudkan satu unit usaha ayam petelur yang terdiri dari:

  • 50 Ekor Ayam Petelur Siap Produksi.
  • Pembuatan Kandang Baterai yang Layak.
  • Stok Pakan dan Obat-obatan Awal.
  • Pendampingan Teknis Budidaya.

Hanya dengan 15 juta rupiah, satu pesantren pelosok bisa mulai melangkah menuju kemandirian ekonomi. Bayangkan pahala jariyah yang terus mengalir dari setiap butir telur yang menjadi tenaga bagi para santri untuk menghafal ayat-ayat Allah.

Mari Berinvestasi untuk Kemandirian Ummat

Dukungan Anda dalam program Santri Berdaya adalah wujud kasih sayang nyata. Jika dulu kita memberi mereka “ikan” (beras), sekarang mari kita hadiahkan “kailnya” (budidaya ayam).

Saatnya santri pelosok tampil menjadi pengusaha tangguh yang berakhlak mulia. Mari bantu mereka mengubah nasib dari tangan di bawah menjadi tangan di atas.

Wujudkan Santri Berdaya, Cetak Generasi Mandiri.

PABU|2026

Share Artikel Ini Jika Bermanfaat
WhatsApp chat