
Maknai Idul Adha Lebih Dalam Bersama PABU Foundation
Setiap Idul Adha, semangat berkurban menggema di berbagai penjuru negeri. Ribuan hewan disembelih, dan dagingnya dibagikan sebagai wujud cinta dan kepedulian antar sesama. Namun, di balik gegap gempita ibadah qurban di kota-kota besar, masih tersimpan kenyataan sunyi yang luput dari perhatian—yaitu ketimpangan distribusi qurban antara pusat dan pelosok.
Di perkotaan, distribusi daging qurban sudah melimpah—bahkan sering kali berlebih. Sementara di pelosok-pelosok negeri, seperti di Pesantren Nurul Huda, Bandung Barat, akses terhadap hewan qurban sangat minim. Pesantren yang terletak di daerah terpencil ini hanya bisa berharap pada kiriman qurban dari para dermawan.

Idul Adha adalah perjalanan spiritual, dan qurban adalah kendaraannya. Namun, kendaraan menuju surga bukan hanya sapi, kambing, atau kerbau. Ia adalah hati yang bersih dari iri, nafsu, dan kesombongan. Maka, siapkan kendaraanmu dengan lapang dada, cinta, dan ketulusan.
Qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tapi juga menyembelih ego. Jadikan momen Idul Adha sebagai waktu terbaik untuk menundukkan hawa nafsu dan menebar manfaat sejauh mungkin. PABU Foundation mengajak Sahabat untuk ikut dalam Program Tebar Qurban Pelosok menjembatani kepedulian ini, membawa daging qurban ke wilayah terpencil, di mana senyum mereka jadi bukti berkah yang nyata.
Program ini bertujuan mengalirkan daging qurban ke daerah-daerah terpencil yang jarang tersentuh, termasuk Pesantren Nurul Huda.
Dengan harga hewan qurban yang terjangkau dan promo menarik, kini saatnya ikut berkendara dalam kafilah kebaikan. Menuju ridha-Nya, menuju surga-Nya.
Mari sempurnakan qurban, lapangkan hati, dan bersiaplah untuk perjalanan terbaikmu.
PABU 2025